saya teringat akan sebuah cerita yang pernah saya lihat di salah satu anime “FRUIT BASKET”.
disana diceritakan tentang seorang pemuda yang terlalu polos, yang terlalu baik hingga mudah untuk dikelabui.
semua yang dimilikinya dengan mudah diminta oleh orang lain hingga suatu saat yang dimilikinya hanya sepasang bola mata. Lalu dia didatangi oleh sebuah makhluk yang memintabola matanya, dengan senang hati dia memberi dan makhluk itu memberinya secarik kertas. Dengan rasa takjub dan sangat berbahagia, pemuda itu berterimakasih, padahal itu hanya secarik kertas bertuliskan BODOH.
mungkin jika siapapun mendengar cerita ini pasti akan mencibir betapa sangat bodohnya pemuda itu. tapi satu hal, dia hanya ingin menjadi orang yang berguna, hanya ingin membahagiakan orang-orang itu, hanya ingin membuat mereka tersenyum, apapun akan dia lakukan untuk bisa melihat mereka bahagia.
Sederhana.
Apapun, tidak peduli seberapa bodohnya dia dinilai, seberapa banyak yang dia korbankan.
masih bodohkah pemuda itu dengan keinginannya?
masih bodohkah pemuda itu dengan pengorbanannya?
meski segala pengorbanannya tidak sebanding dengan apa yang dia dapat. Tapi dia bahagia atas itu semua.
ya.. bahagia dan ikhlas.
dan saya merasa seperti tuan bodoh itu belakangan ini







Jejak Kaki Anda