Putri hujan dan putra bintang

Leave a comment

Hari ini adalah ulang tahun bangsa langit yang tepat ke seratus abad eksis untuk menaungi bumi dan jagad raya. Setiap hari sakral  ini, masyarakat langit selalu mengadakan semacam pesta internal kaum sosialita mereka. Makhluk yang sering bermain di langit seperti burung, capung, kupu-kupu dan suku lainnya yang bisa terbang kali ini tidak menjadi bagian dari pesta. Selain itu setiap 4 tahun sekali, Raja Petir sebagai kepala dari bangsa langit akan memilih kaum muda-mudi untuk mengikuti pelatihan bangsa langit di sekolah udara selama setahun, yang selanjutnya akan disebut sebagai laskar langit.

Semua Laskar Langit akan melalui 3 tahapan dalam pelatihan, tahap 1 adalah pemantapan materi penguasaan wilayah langit dan pengendalian ancaman dalam dan luar, lalu di tahap 2 para laskar langit akan dibekali studi kasus yang biasa terjadi di langit dengan terjun langsung ke beberapa wilayah yang ada di langit dan tahap 3 sebagai tahap terakhir yaitu tahap adaptasi di wilayah langit yang sudah ditetapkan oleh badan pendidikan laskar. Dari situ lah akan dilihat kecocokan para laskar langit dengan wilayah yang sudah ditetapkan untuk selanjutnya akan diikat ke dalam bagian persatuan anggota laskar di tiap wilayah tersebut.

“hallo semuanyaa, nama saya Rainita Martalia suku Hujan sebagai perwakilan dari wilayah 3” seorang gadis berperawakan gembil memperkenalkan diri di depan puluhan laskar langit kelompok jingga.5 dengan khas nya yang riang. “sok akrab” terdengar suara datar menyindir dari salah satu sudut kelas. Raini-nama sapaan gadis itu- tetap tersenyum ramah dan tidak memperdulikan suara tadi. Tak berapa lama, si pemilik suara datar tadi maju ke depan “Bintang Putra Aksara dari wilayah 8. Suku Bintang”.

Sebulan berlalu, semenjak perkenalan tidak ramah itu, hidup Raini tidak tenang. “heii, kamu tuh ga ada kerjaan lain ya Bintang? Ganggu hidup saya terus” “geer banget” “nyatanya?” “apa?” “terserahlah” “hmmm…” .

Pertengkaran antara Bintang dan Raini sudah menjadi buah bibir, bukan hanya di kelompok jingga.5 saja melainkan sebagian kelompok senior dan junior yang satu gedung di Sekolah udara. Sampai suatu hari, ketika makan siang, Bintang merebut sepotong kue coklat milik Raini. Tak mau kalah, Riani berteriak lalu berusaha merebut bola-bola vanilla milik Bintang sehingga membuat ruang makan menjadi ramai. “hati-hati loh kalian berdua, ntar lama-lama bisa saling suka” “iah bener juga tuh, eh tapi kan hujan dan bintang tidak pernah bisa muncul bersamaan di satu waktu”. Celetukan dari kedua Laskar Langit yang tidak dikenal ternyata ampuh membuat Bintang dan Raini diam seribu bahasa.

Entah karena celetukan di ruang makan siang itu atau karena alasan lain, yang pasti membuat Bintang mulai menjauhi Raini. Sehari, dua hari sampai seminggu berlalu Raini dibuat bingung oleh sikap jaga jarak yang dilakukan Bintang. Raini akhirnya memutuskan untuk bertanya ke Bintang, karena Raini tidak ingin mereka berdua menjadi benar-benar musuhan. Poin-poin pertanyaan yang diajukan Raini dijawab cuek dan santai oleh Bintang, “okeh Bintang, meski kita sering bertengkar tidak penting, setidaknya sekarang saya tau kamu dan saya tidak benar-benar musuhan”. Tetapi jawaban Bintang tidak diikuti oleh perubahan sikap Bintang ke Raini, Bintang tetap menjaga jarak dan meminimalisir interaksi dengan Riani. Riani tidak lantas diam, dia berusaha sedemikian rupa agar suasana akrab versi mereka kembali ada namun hingga di satu titik Raini merasa jenuh karena Bintang tetap menghiraukan.

Tidak terasa jadwal penempatan tahap 2 akan segera keluar sehari lagi. Raini masih rindu oleh Bintang yang dulu. Saat kelas sedang kosong Riani mencuri kesempatan untuk duduk di kursi nya Bintang. Ya benar, hujan dan bintang tidak akan pernah muncul secara bersamaan. Sayang sekali. Seketika Raini merasakan ada rasa yang menjalar  di hatinya dan disaat bersamaan “ngapain di sana?”. Raini sontak terkejut dan tanpa sengaja menjatuhkan kertas Bintang, lalu wajah Bintang berubah pucat pasi. Keduanya saling menatap, terdiam, lalu berpaling dan kembali menjauh. Tanpa mereka saling tahu, muka keduanya memanas dan tak berapa lama air mata menetes di kedua pipi masing-masing.

Pengumuman:

Bintang Putra Aksara ditempatkan di Langit bagian Tengah wilayah 9

Rainita Martalia ditempatkan di Langit bagian Barat wilayah 5

3 tahun kemudian tanpa sengaja di sebuah pusat perdagangan untaian air dan embun, “Raini? Apa kabar kamu sekarang?” “kabar baik Bintang, kesini sama siapa?” bibir Bintang mendadak kelu, tetapi tak lama kemudian seorang gadis putih semampai menghampiri keduanya. “Raini kenalkan ini pasangan saya” “hallo, panggil aja saya Bulan”. Muka Raini memanas dengan ekspresi dibuat-buat lalu membalas uluran tangan Bulan. Begitulah tipe kamu Bintang. “Sayang, aku sudah menemukan cincin buat pertunangan kita besok. Eh, teman kamu?” “oiah Bintang, kenalin ini calon suami saya. Claudio”. Bintang mengulurkan tangannya. Inilah kita Raini, putri dari suku hujan tidak akan bersatu dengan putra dari suku bintang.

Dan keduanya berlalu, saling membelakangi dan saling bergumam dalam hati. “suku hujan memang untuk suku awan” “… dan suku bintang ditakdirkan untuk suku bulan”. Lalu kata cinta tertelan oleh hukum alam dan tak sempat terucap.

Cinta sampai Disini

Leave a comment

Bip..

“ahh bbm si sayang, pasti mau ngucapin anniversary ke 5 tahun kita pacaran deh. So sweet pasti nih”

Sayang, maaf

Sepertinya kita sudah tidak bisa melanjutkan hubungan pacaran kita ini,

Handphone Tia dengan manis meluncur dari tangan, berhamburan di lantai. Mata Tia kosong setelah membaca bbm dari kekasihnya itu. Tia keluar dari kamar kos nya, menyusuri dengan lunglai jalan setiabudi yang lengang di tengah malam. Malam jum’at terseram yang pernah Tia alami.

***

“yah bbm gw yang baris terakhir pending”

(pending) Karena aku rasa kita sudah layak ke jenjang selanjutnya sayang. Will you marry me, hon?

“gak kenapa deh, semoga Tia belum tidur dan masih di kosan”

Ginda sumringah menyetir mobil menuju kosan Tia, lagu-lagu romantis nya Kahitna menyelimuti malam jum’at terindah bagi nya. Tak sabar Ginda bertemu dan menatap wajah kekasih yang sangat dia sayangi.

“yess, belokan terakhir menuju kosan Tia. Sayangg, I’m coming.”

Ginda sibuk merapihkan bunga dan boneka yang duduk manis di kursi samping. Ginda terlalu bersemangat hingga

BUK..

Dentuman keras mobil Ginda dengan sebuah tubuh berhasil menyadarkan Ginda. Rem mobil diinjaknya keras, meski terlambat. Sesosok tubuh sudah terlanjur terkulai lemas di depan mobil Ginda. Seakan ada petir menyambar, Ginda terduduk lemas ketika dia melihat tubuh berlumuran darah itu adalah Tia. Dengan hati-hati Ginda merangkul tubuh kekasihnya yang sudah tak bernyawa.

“arrrghhhh!” Ginda meraung-raung sambil tetap memeluk tubuh Tia yang mungil, tubuh orang yang dia sayangi.

***

Sebulan sudah Ginda terkurung di penjara. Sejak diputuskan sebagai tersangka, Ginda akhirnya mendapat hukuman penjara 3 tahun meski orang tua Tia sudah mengikhlaskan tetapi hokum tetap harus ditegakkan.

“bapak Ginda, kondisi tangan anda semakin memburuk. Langkah terbaik adalah mengamputasinya. Baik, tunggu disini ya pak, saya akan mengurus persiapannya.”

Lebih baik begitu, mungkin dengan begitu bisa menembus rasa bersalah gw sama Tia. Sudah sebulan gw kehilangan Tia, memukul-mukul jeruji penjara dan dinginnya tembok tidak sedikitpun mampu menahan rasa rindu gw selama ini ke Tia. Maafkan aku sayang, atau mungkin aku susul kamu saja? Yah, lebih baik aku susul kamu saja.

“bapak Ginda! tolong suster, panggil tim gawat darurat”.

Ginda tergeletak di lantai ruangan dokter, berlumur darah, dengan urat nadi di lengan sudah terputus dan pecahan kaca dalam genggaman, sesaat yang lalu ketika dokter sejenak meninggalkan ruangan prakteknya.

Selamat tinggal November, Sampai bertemu Sayang ku Tia.

Tulisan darah di lantai ruangan itu terlihat samar-samar.

sarkasme

2 Comments

ini cerita tentang orang tolol yang bertemu dengan orang tolol lainnya..

si tolol pertama kini telah menyadari ketololannya, dan berharap si tolol kedua sadar dan mengikuti jejaknya..

tapi, pilihan hidup itu keputusan tiap individu dan tidak bisa dipaksakan.

si tolol pertama menyerah, karena ketololan orang tolol yang kedua sudah sangat akut..

dia pun berteriak lantang

“heh TOLOL, selamat terperangkap di dunia khayalan mu yang penuh ketololan! saya berdoa semoga kamu tidak menambah daftar orang-orang tolol yang terpenjara selamanya disana. Saya cau dulu ya, tunggu surat saya yang indah dari dunia yang tidak lagi ada kata-kata Tolol di dalamnya.”

Tuan Bodoh

Leave a comment

saya teringat akan sebuah cerita yang pernah saya lihat di salah satu anime “FRUIT BASKET”.

disana diceritakan tentang seorang pemuda yang terlalu polos, yang terlalu baik hingga mudah untuk dikelabui.

semua yang dimilikinya dengan mudah diminta oleh orang lain hingga suatu saat yang dimilikinya hanya sepasang bola mata. Lalu dia didatangi oleh sebuah makhluk yang memintabola matanya, dengan senang hati dia memberi dan makhluk itu memberinya secarik kertas. Dengan rasa takjub dan sangat berbahagia, pemuda itu berterimakasih, padahal itu hanya secarik kertas bertuliskan BODOH.

mungkin jika siapapun mendengar cerita ini pasti akan mencibir betapa sangat bodohnya pemuda itu. tapi satu hal, dia hanya ingin menjadi orang yang berguna, hanya ingin membahagiakan orang-orang itu, hanya ingin membuat mereka tersenyum, apapun akan dia lakukan untuk bisa melihat mereka bahagia.

Sederhana.

Apapun, tidak peduli seberapa bodohnya dia dinilai, seberapa banyak yang dia korbankan.

masih bodohkah pemuda itu dengan keinginannya?

masih bodohkah pemuda itu dengan pengorbanannya?

meski segala pengorbanannya tidak sebanding dengan apa yang dia dapat. Tapi dia bahagia atas itu semua.

ya.. bahagia dan ikhlas.

dan saya merasa seperti tuan bodoh itu belakangan ini

salah jurusan

Leave a comment

dalam sebuah perjalanan yang hampir terlihat ujungnya.

dalam sebuah perjalanan yang dijalani dengan segala kesetengahan hati.

dalam sebuah perjalanan yang tak pernah terpikirkan ketika ada dipemberhentian.

A: “looh, ko pemandangan disana lebih indah daripada disini”

B: “…”

A: “kayanya keahlian nyetir kamu pantesnya buat jalan disana deh. Kamu salah jurusan nih”

B: “baru dibilang salah jurusan sekarang, ituuu bentar lagi kepleset nyampe pak!”

yeha..

buat temen gw (gw jg kayanya) yang baru dibilang salah jurusan di masa2 terakhir, bersabarlah..

ada jalan lain disana =))

pisau

Leave a comment

di sebuah pasar tradisional..
anak : “bu, belikan saya pisau”
ibu    : “untuk apa?”
anak : “untuk memotong lidah ibu agar berhenti bergosiip di bulan puasa”

teman yang harus kita musuhi

2 Comments

di sebuah ruang kelas..

perkenalkan nama saya caci. Hobi saya menampar tetapi tidak dengan tangan melainkan dengan perkataan.

Hai. saya dusta. Ketrampilan saya bela diri, saya juga jago merangkai kata demi terlihat baik.

Saya amarah.

Hai hai hai, kalau saya nafsu. Saya bisa cepat akrab loh dengan siapa pun. Siapa yang kuat dia yang berani menaklukan saya.

begitulah berbagai karakteristik teman-teman baru kita. Mari jauhi mereka di semester ramadhan yang sebentar lagi datang.

SELAMAT BERPUASA DENGAN HATI YANG BERSIH KAWANN :D


cicak (bukan) GECKO

2 Comments

cahaya putih itu membangunkan ku dari tidur yang lelap. sesuatu seakan menarik aku ikut ke suatu tempat. dengan mata setengah terpejam, aku berjalan terseret-seret dengan lengan ditarik kuat oleh sesuatu.
BUUM!
guncangan itu akhirnya membuka mataku. Aku baru tersadar ternyata aku sudah tidak di bumi lagi. Mungkin aku berada di antariksa yang lain. Otak ku masih di awang-awang.
“KAMU INGIN JADI APA??”
suara itu bertanya dan mengagetkan aku
“hah?apa? cicak!”
wuushhh…
—————————————————-***————————————————–
aku bisa melihat keseluruh ruangan, banyak kertas disana-sini, banyak foto tertempel di dinding kamar, dan ada sesosok tubuh di atas tempat tidur. tiba-tiba tubuh itu bergerak, aku bingung mencari tempat untuk bisa aku bersembunyi. aku terkejut saat melihat tubuh itu ternyata kamu, untung saja kamu tak bisa melihat aku.
kamu dengan wajah seperti itu saat bangun. kamu yang sedang asik dengan game online. kamu yang bingung dengan tugas-tugas kamu yang menumpuk. kamu yang bercanda dengan kucing kosan. kamu dengan petikan gitar. kamu dengan segudang kegiatan kamu di kamar, yang bisa aku lihat dan nikmati. dan karena itulah kini aku tau siapa kamu, apa kesukaan kamu, gimana kegiatan kamu dan semuanya tentang kamu.
————————————————–***—————————————————
cicak.genit: hai hai :)
kesatriakolor: hai, loh nicknya kok aneh gitu?
cicak.genit: hahaha.. gpp, kenapa?
kesatriakolor: aneh aja :) )
10menit berlalu
kesatriakolor: kita nyambung yah, seolah-olah lo tau bgt ttg gw.. lo ngintipin gw yaahh?
cicak.genit: ada deehh ;)

mimpi aneh 3 hari berturut-turut kemarin membuat aku benar-benar kenal kamu dan pastinya membuat kamu terpesona kepada ku kan. hahaha..

cicak.. cicak.. di dinding diam-diam merayap
….
hap, lalu ku tangkap hatimu

:)

(bukan) GOMBALAN

12 Comments

“eh lo tau gag kenapa walaupun lagi terik begini gw gag ngerasa panas??”
“kenapa deeh?”
“karena ada kecantikan lo yang memalingkan gw dari panasnya matahari”
“huahahahaha, goblok! gombalan lo karon! hahahah”
“hehheehe”
“gantian yah! eh tapi bentar deh, kayanya ada sesuatu tuh di mata lo!”
“eh apa? apa?” sambil mengucek-ngucek mata
“sini gw liat! hm.. ada pelangi tuh bay di mata lo”
“jiaaaahhh, sama aja noraknya! hahahaha”
Tawa mereka meramaikan kelas yang sedari tadi kosong. Kelas sebenarnya sudah berakhir dari sejam yang lalu tetapi mereka masih saja asik berdua. Sambil mengerjakan tugas katanya. Mereka terlihat seru melempar gombalan handalan masing-masing. Tak terasa sudah 3 jam mereka di kelas itu dan ternyata tidak beranjak dari soal nomor 2. Sore sudah memelototi mereka untuk pulang. Si pria mengantarkan si wanita pulang ke kosan. Ternyata keakraban itu tidak sengaja berlanjut ketika mereka sedang gemar online di messanger. 2 minggu pun berlalu.
——————————————-***——————————————————–
“gila yah tuh cewek..cablak banget hahaha norak..”
si pria duduk di balkon kontrakannya, sambil memainkan lagu yang kata dia dan teman-temannya “alay tapi sedikit asik”. Entah mengapa wajah bodoh si wanita dan gombalan-gombalannya terus terngiang-ngiang.
jreeenggg…
“ah sial! tidur aja deh gw..”
——————————————-***——————————————————-
tugas kuliah yang sedari tadi dia liatin tak kunjung dikerjakan.
“hahaha.. coba tuh gombalan beneran buat gw! ssshhh.. apa deh gw!”
Si wanita mengacak-acak rambutnya dan berusaha kembali menyentuh tugas kuliah yang sedari tadi dianggurin. Saat membaca soal tugas kuliahnya yang terbaca malah gombalan-gombalan si pria.
“aarrrghhhh… fokus dong ta!”
———————————————***—————————————————–
Setelah 3 minggu berlalu entah mengapa ada kecanggungan di antara mereka. Tidak seakrab sebelumnya. Di dalam kelas, masing-masing mencoba mencuri pandang dengan gelagat-gelagat aneh hingga kelas berakhir.
“makan yuk ta!”
“hm.. di kantin aja yah”
Sepanjang perjalanan menuju kantin mereka hanya terdiam. Canggung. Mulut mereka terkunci bahkan sampai mereka selesai makan.
“eh, main gombalan-gombalan lagi yuk ta. kangen gw.”
“duuuhhh, lagi gag mood bay”
“denger dulu yang ini. nih yaahh, kenapa seseorang bisa insomnia?? ta, jawab ta..” si pria menggoncang pundak si wanita yang lagi asik dengan jus sirsaknya.
“haduuh, apa yah bay.. kebanyakan minum kopi kali”
“salaaah, karena dia sedang jatuh cinta ta!”
“duh, coba itu beneran buat gw. pasti gw terima bay cinta lo” batin si wanita
“daann.. lo udah berhasil bikin gw insomnia akhir-akhir ini ta”
si wanita yang sedang asik menyeruput jus sirsaknya, tersedak mendengar ucapan si pria. jus sirsak tersembur ke meja.
“lo mau gag jadi obat insomnia gw ini? walaupun lo gag sepait kopi tapi lo berhasil buat gw susah tidur ta!” wajah si pria menatap tajam dan dalam ke mata si wanita
“gw gag mau jadi obat soalnya obat itu pait. gw maunya jadi coklat buat lo karena selain gw emang manis, coklat itu akan selalu menghilangkan sedih yang lo rasa”
“duh, cewek gw ini narsis dan gag kalah gombal yaaah” si pria mengusap kepala si wanita mesra.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.