gara-gara “R”

ini huruf yang kayanya harus gw hindari..

tapi selalu menjadi bagian kosakata yang selalu gw gunain >.<

salah satu tragedi yang pernah gw alamin sama si R ini, waktu itu gw lagi jaga ujian di kampus

mereka terlihat lugu ternyata gag, anak 2009 yang kurang aseeemmmm 😦

di tengah-tengah ujian si gadis lugu berjilbab bertanya

“kak, tulisan di papan apa yah kak? ada ralat yah??” dia duduk di belakang dan tulisan nya memang buram

“gada ralat”

tiba-tiba kelas rame…

“hah? apa kak? gada lalat??”

“loh, kok lalat kak?”

“lalat???”

wuussshhhh…

“maksud saya RALAATTT”

“ouuhhh, huhahahahaha”

seisi kelas pun menertawakan saya, siaallll

>.<

apakah saya harus belaja R atau menghilangkan si R dalam kosakata saya??

raawwwrrrr eh aaawwwww

*gag enk jadinya 😦

Advertisements

13 thoughts on “gara-gara “R”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s