puas dia tertawa terbahak-bahak

mencibir lalu memandang, membusungkan dada tinggi-tinggi

semua salah dan dia benar

menampar wajah dengan kata

mengaum bak raja hutan yang tak ada tandingannya

tapi dia lupa

pohon menjulang hanyalah tunas, rajawali tidak lain adalah telur

seketika bak atlantis yang tenggelam

menghilang

dia lupa bahwa semua kan berpulang

namun satu tempat yang selalu terbuka

itu bernama rumah

Taukah kamu, sesuatu yang terkadang kita lupakan atau bahkan dinomor duakan ternyata akan selalu siap sedia berada di garis terdepan untuk melindungimu.

Terkadang kita terlalu larut atas hentakan dan hingar bingar kesenangan yang ternyata itu hanyalah kesemuan yang mampu menutupi kilauan kesederhanaan dan ketulusan.

Meski kadang kebisuan hadir ditengah-tengah tapi perbincangan kepada Tuhan tidak pernah membeku agar kamu selalu diberi kehangatan dan keberkahan serta keberuntungan.

Advertisements

One thought on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s