Sisa Bandung

Sudah lama tak bercerita, sudah lama tak bercengkrama, saya seketika rindu berbagi..

hai my bloggy.. kapan ya terakhir saya menggelitik kamu dengan cerita-cerita random saya? aah.. sudah lama sekali rasanya dan entah malam ini saya ingin menghabiskan sisa Bandung yang tak sempat saya bagikan.. sisa Bandung yang ingin saya habiskan segera. 

sudah saya ceritakan kalau saya sudah melewatkan kelelahan, kebahagiaan, kelegaan, keharuan, dan selanjutnya adalah kebingungan untuk melangkah? ya.. tepatnya sebulan yang lalu, 23 Juli 2011 saya mendapatkan ini semua.. yang mampu membuat ayah saya yang tidak melankolis, yang terkesan dingin soal sedih-sedihan, yang selalu tertawa dan jenaka tampak menitikan air mata diujung lipitan-lipitan kecil matanya seraya berucap “Terimakasih Mba, Terimakasih.” 

thank you so much buat bunga, pisang, coklat, wafer, boneka monyet, lollypop, balon.. :*

my silly and happy face.. yaayy \O/ (makasih buat yang fotoin meski sempet kena omel dulu -___-“)

seneng?

sedih?

bingung lebih tepatnya.. yap, saking sudah teraduk-aduk dengan sendok, saat itu perasaan saya jadi tak tergambar jelas seperti aapa. mau senyum ngeliatin deretan gigi mungil saya yang berbaris rapih tapi senyum terkulum rasanya lebih anggun. atau mungkin senyum itu tertahan rasaaaa.. haru? sedih? atau apa? atau bayang rindu ke kamu? kalian? semua?

Entahlah.

Toh itu semua sudah terjadi sebulan yang lalu.

Advertisements

2 thoughts on “Sisa Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s