OJT ke-3

seharusnya di posting kemarin, jadi apa yang gw fikirkan kemarin kurang lebih seperti ini.. 

Sekarang hari ojt lab gw yang ketiga..

Kalau ditanya gimana keadaannya, bisa gw bilang sangat hectic karena bertepatan dengan beberapa kredit yang harus di review dan jatuh tempo jadi harus di komite kan.. (maaf yang ga ngerti maksudnya :D)

Lalu ..

Yang gw lakukan hari ini adalah OTS (verifikasi data debitur langsung ke tempatnya). Ada banyak yang gw dapet dari OTS, seperti cara berkomunikasi yang enak dan menyenangkan meski kita baru kenal dan ketemu sama lawan bicara kita, bagaimana mengambil celah dan kesempatan untuk menawarkan bantuan ke debitur yang tentunya memberikan profit ke kita, menggali informasi yang kita butuhkan tanpa terlihat seperti menginterogasi, cerdas dalam mengolah setiap percakapan untuk memprediksi kelangsungan hidup perusahaan ini, buat lawan bicara kita senyaman mungkin (gesture dan mimic muka harus terlatih), dan terakhir tinggalkan kesan yang baik.

Sehabis wawancara ringan hmm, mungkin lebih ke ngobrol-ngobrol di ruangan tahap selanjutnya itu berkeliling perusahaan sambil foto-foto nah dari sini bisa kita curi-curi kesempatan buat menggali informasi yang lainnya. Intinya, lo harus bisa memahami sector usaha debitur ini jadi pembicaraan bisa ngalir dan lo terlihat cerdas.

Sebenarnya masih ada kecanggungan ikut sama tim ini (red: mas rizky dan mba dilla) karena gw baru 2 hari kebelakang kenalnya, tetapi terima kasih banyak buat pencipta radio *kecup basah becek* karena bisa menjadi pencair suasana dan pembuka obrolan. Cinta banget sama penyiar jadinya, hahahhaa.. selain itu, obrolan seputar almamater lo agak sedikit menelan ludah karena embel-embel di belakang nama lo itu benar-benar menempel terus sehingga ekspektasi orang adalah lo jago di bidang itu. Bagian ini kayanya bukan masalah bagi orang-orang yang emang mencintai sarjananya, agak tidak berlaku bagi gw yang lumayan terseok-seok buat bisa dapetin gelar sarjana ini. Jadi, selama perbincangan seputar sarjana, yang gw lakukan adalah cengengesan, ngeles sana-sini, dan aktif chatting sama temen yang jago di bidang sarjana gw ini. Hahhahaa, think smart maybe :p jadi seterusnya bisa santai ngobrol lain-lain sampai akhirnya ngobrolin soal internal kantor. Woooww!

Soal internal kantor, ada banyak hal juga yang bisa gw pelajarin..

Kalau ternyata, kinerja kantor dan suasana kantor itu tidak terlepas dari peran serta pemimpinnya. Yaa, gimana seorang pemimpin bisa memberikan contoh ke staff nya dan bisa merangkul staffnya. Agak sedih ketika gw melihat bahwa ketidakhadiran si pemimpin adalah sebuah berkah, sedangkan kehadiran beliau seolah menjadi bencana. Selain itu, cobaan bagi pemimpin baru adalah bagaimana menunjukkan karakteristik dirinya sendiri karena langsung atau tidak langsung pemimpin baru akan dibanding-bandingkan dengan pemimpin sebelumnya. Sebenarnya hal ini bukan diperuntukkan bagi seorang pemimpin aja, tetapi buat setiap individu. Hal yang menyenangkan menurut gw kalau kehadiran kita ditengah-tengah orang-orang menjadi sesuatu yang melegakan dan menyenangkan, bukan begitu? J

Kalau ternyata, kerjaan ini begitu menyita waktu kita sampai ada beberapa cerita dari senior di kantor yang membuat gw berfikir “is it a right choice to be a career woman?” . wanita-wanita karir ini sering mendapat protes dari anak-anaknya. Seharusnya gw ga heran soal ini, karena toh gw dibesarkan oleh seorang wanita karir juga tapi karena gw tau rasanya menjadi seorang anak dari wanita karir maka ada ketakutan sendiri buat gw untuk menjadi wanita karir. Selain itu, gw terlalu banyak melihat hal-hal yang tidak mengenakkan dari keluarga yang ibunya adalah seorang wanita karir. Salah si, seharusnya gw merubah sudut pandang gw dan mulai mempelajari hal-hal positif menjadi seorang wanita karir sekaligus ibu yang sukses. How? Let’s think about it! Tantangan sendiri buat gw.

Kalau ternyata, kerja tim itu susah-susah gampang, karena ada banyak kepentingan dan ego disana sehingga butuh fleksibilitas diri kita buat bisa memahami satu sama lain. Enjoy your job and stop complaining! Ketika lingkungan lo sangat berbeda dengan kebiasaan yang selama ini lo jalanin maka yang lo lakukan adalah coba menjauh terlebih dahulu untuk memahami bagaimana lingkungan lo sekarang sehingga lo tau hal-hal apa yang bisa lo rubah untuk bisa berbaur di lingkungan itu. Seandainya kita mempertahankan semua kebiasaan kita yang sebelumnya, maka stress dan perasaan terbebani akan terus menjadi hal yang memberatkan bagi kita. Efeknya, lo ga akan menikmati setiap proses yang ada dan hasilnya menjadi kurang memuaskan. Hal yang masih gw pelajari juga, bagaimana bisa focus untuk apa yang sedang gw kerjakan.

Begitulah yang gw dapat di hari ketiga OJT ini..

Selanjutnya perbincangan malam di sebuah restoran cepat saji menjadi cerita lain lagi. Langit sudah tidak menunjukkan cahayanya, gw dan salah satu teman gw asik bercengkrama soal sebuah hal. Bagaimana ketika lo dipertemukan dengan seseorang yang bisa mengisi kekurangan lo tetapi ada kekurangan dia yang tidak sanggup lo terima untuk lo isi? (semoga kata-kata gw ga ribet) terkadang, kita dipertemukan oleh seseorang yang sangat di luar prediksi kita sampai-sampai semua criteria kita bisa luluh lantah. Dan ketika kita dipertemukan sama seseorang itu, mungkin ada baiknya yang dilihat adalah orang itu seutuhnya terlebih dahulu baru melihat factor-faktor di sekitarnya. Kalau hal-hal yang ada di dalam diri orang tersebut lebih kuat dari factor luarnya, mungkin harus ada ego yang diturunkan untuk bisa menerima factor luar nya itu meski sangat di luar perkiraan kita.

Ketika kita meminta orang lain untuk melihat kita apa ada nya, maka kita juga harus bisa melihat orang lain apa ada nya terlebih dahulu

Hal yang sudah berbau seperti ini sebenarnya bisa jadi nasihat buat diri sendiri, mencari orang yang terbaik atau membentuk orang untuk jadi yang terbaik. Hmmmm…

Sudah larut, waktunya gw pulang ke peraduan dengan menyusuri trotoar yang hening dan lalu lalang kendaraan bermotor di terminal sampai akhirnya gw memilih sebuah angkot jurusan ke rumah gw. Sepi, ga ada penumpang lain. Sabar gw nunggu, sampai setengah jam angkot itu masih ngetem. Okeh, ga bisa nih gw nunggu terus dan waktu semakin malam. Akhirnya gw turun dari angkot dan beralih ke tukang ojek.

Dari situ gw dapet pelajaran kalau, ga selamanya lo bisa nunggu karena waktu itu selalu bergerak semakin cepat maka yang harus lo lakukan adalah “take action and move on” atau seperti slogan di salah satu iklan “talk less do more”. Bener juga, meski terkadang ada hal yang harus lo korbankan lebih untuk mendapatkan sesuatu yang lain yang semoga lebih baik. Kaya ibarat lo harus melewati jurang dengan bergelantungan dari tali satu ke tali lain, lo harus melepas tali sebelumnya untuk bisa maju ke depan dengan memegang tali setelahnya. Disini ada hal yang harus diperhitungkan yaitu kapan waktu yang tepat untuk lo bisa melepas tali sebelumnya sehingga lo ga akan terjatuh saat bergelantungan di tali setelahnya. Intinya, lo ga bisa selamanya nunggu harus ada perhitungan bagi diri lo sendiri kapan lo harus mengorbankan itu semua. Time keeps rolling, friend! 😉

Sudah selesai pelajarannya? Belum…

Sesampainya gw di rumah, gw berbincang sama bokap soal kejadian angkot itu lalu berbincang sama nyokap dan nenek gw. Kali ini ngebahas soal kota yang harus gw pilih untuk OJT Pendampingan gw selama 6 bulan ke depan terhitung dari April. Hal yang paling menyebalkan bagi gw, memilih!! Yaa karena harus ada berbagai hal yang dipikirkan dan dipertimbangkan. ONL meminta gw untuk memilih 4 wilayah dimana 2 wilayah Jawa dan 2 luar Jawa. Bingung! Dari sini lah gw tau, kalau satu kepala terkadang tidak lebih baik dari 2 kepala atau lebih untuk mengambil sebuah keputusan meski kebanyakan kepala juga akan merepotkan karena akan semakin banyak masukan untuk dipertimbangkan.

Terus intinya kota apa yang lo pilih?

Hmmmm, masih dalam tahap perenungan dan permintaan ke Allah via sholat istikharah kira-kira kota apa yang akan membawa berkah buat gw, bisa keep in touch ga jauh-jauh sama keluarga gw, dan kota dimana gw dipertemukan sama jodoh gw hehehhee.. di post selanjutnya yaaa :p

 “

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s