Hadiah untuk Seorang Pria

“Ini kisah seorang pria berbadan kurus, anak rantau dari pulau sebrang” ucap ku sambil memeluk hangat seorang gadis kecil dengan mata yang masih membulat, tak sabar menunggu dongeng ku dimulai.

***

Seorang pria yang berasal dari kota batik merapihkan rambutnya yang basah terkena terik sinar matahari. Langkahnya menyusuri aspal yang bergerumul dengan butiran debu dan asap yang tersembur dari berbagai knalpot. Sampai malam menjelang, iah duduk lemas diemperan toko. “ah, susahnya cari kerja di Jakarta” ia peluk dengkulnya erat-erat. “Jangan mengeluh anak muda. Semoga kamu segera mendapatkan apa yang kamu cari. Melangkahlah terus.”. Pria berbadan kurus itu menengadah, tak didapatinya pemilik suara tadi. Air mata nya menetes ketika tersadar akan sebuah tasbih kayu beraroma yang tergeletak di atas tasnya. Dia genggam tasbih tersebut sambil melangkah mencari surau terdekat.

***

“itu lah cerita ayah mu sayang, seorang yang kini menjadi sosok kebanggaan mu” . “Lala sayang banget sama bunda, sama ayah. Lala ga akan nangis lagi kalau ayah sama bunda pulang kerja sampai malam” jawab gadis kecil ku memelukku erat-erat. Tak tau lagi apa yang ku rasa, mataku basah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s