Kamu mengulurkan tangan mu, mengajak ku untuk turun bersama ke perahu yang kamu bawa. Aku dibekukan oleh kebingungan ku. Apakah benar itu kamu? Kaki ku terpaku meski rasanya ku ingin berlari untuk memeluk mu erat. Aku tau kamu ingin mengajak ku membelah lautan penantian. Aku tau kamu ingin menghangatkan ku dari dingin nya kesendirian. Tapi ku meragu, benarkah itu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s