Mimpi. Kamu.

“Sedang apa disini?”
“Duduk”
“Heeiii! Lihat! Semua orang sudah mengejar mimpinya. Mereka berlari, berjalan bahkan merangkak”
“Hmm, saya tidak tau apa yang harus saya kejar”
“Ayolaah, setidaknya bergerak meski kamu sendiri belum tau tujuan kamu. Tahukah kamu, dengan bergerak dari zona nyaman kamu ini, kamu akan menemukan hal-hal baru yang bisa jadi akan membuka hati mu untuk menemukan mimpimu”
“Bagaimana kalau akhirnya mimpi itu biasa saja, terlalu sederhana?”
“Mengapa tidak itu lebih baik daripada tidak punya. Setidaknya kalau kamu tau mimpi itu biasa saja berarti kamu tau mimpi apa yg luar biasa, kan?”
“Hmm, tapi saya harus bergerak kemana?”
“Kemana saja kamu mau”
“Bagaimana kalau tersesat?”
“Banyak yang bisa kamu tanya”
“Kalau saya tertipu?”
“Pasti ada orang baik yang akhirnya bisa kamu tanya”
“Orang ke berapa?”
“Keberapa saja. Aahh sudahlahh”
“Kenapa kamu jadi duduk disamping saya?”
“Saya sebelumnya seperti kamu, sampai akhirnya saya bertemu kamu dan saya jadi tau mimpi saya apa”
“Apa?”
“Menemanimu sampai kamu menemukan mimpi kamu”

Advertisements

2 thoughts on “Mimpi. Kamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s