Dihamili Episode 1

Okeh mungkin terlalu vulgar ya judul postingan kali ini =p tapi apa daya kenyataannya saya telah dihamili oleh suami. Hehehe..

Alhamdulillah, ga lama-lama dikasihnya karena ya dari kami pun ga ada niatan untuk menunda keinginan memiliki keturunan. Bahkan rasanya penasaran kapan hamilnya hehe sampai-sampai seminggu setelah menikah sudah melakukan testpack karena penasaran hihi tapi ternyata masih disuruh pacaran sama suami.

Seminggu setelahnya, saya penasaran lagi dan akhirnya membeli susu dan pisang yang dapat mempercepat kehamilan =)) tapi setelah testpack lagi nyatanya masih harus pacaran hahaha..

Akhirnya menyerah dengan rasa penasaran dan berujung pada pasrah sama Allah sampai suatu ketika saya jatuh sakit. Badan panas menggigil, pegal-pegal, trus kedokter dan katanya ada kecurigaan hamil karena udah telat beberapa hari. Makin pede hamil karena habis ke dokter malah muntah-muntah 2 hari berturut-turut tapi nyatanya setelah testpack lagi hasilnya masih negatif.

Aahhh, agak kecewa si tapi pasrah lah toh masih baru menikah rasanya wajar kok. Gitu pikir saya. Tapi entah kenapa ada keyakinan lain, saya hamil kok bener deh hamil. Akhirnya karena sebentar lagi puasa dan takut bener-bener hamil, bangun tidur saya langsung testpack dan syukur alhamdulillah berhasilll..

image

Rasanya ga percaya, saya dinyatakan hamil oleh testpack. Saya kabari suami yang masih pulas tidur, responnya adalah bengong, cengir-cengir ngantuk, trus seneng eh lanjut tidur lagi hahaha. Siangnya, kami meluncur ke beberapa RSIA untuk mengecek demi mendapat kepastian dokter.

Sesampainya di dokter, hati saya agak mencelos karena di dalam rahim saya masih kosong, hanya ada penebalan dinding rahim. Tapi kesimpulan sementara dokter adalah saya hamil. Akhirnya disuruh tes ini itu dan diminta datang lagi minggu depan.

Perasaan jadi ragu, ini beneran hamil ga siii. Tapi suami selalu mensupport agar saya terus positive thinking. Akhirnya setelah 2 minggu saya baru bisa datang lagi ke dokter. Setelah dicek, alhamdulillah rahim saya sudah terisi.

image

Ituu, yang warna hitam disebelah kiri adalah kantong nya. Setelah diperbesar, gambar disebelah kanan itu yang lingkar putih di dalam kantong adalah cadangan makanannya. Dan di dalam lingkar putih ada titik hitam (sekitar 0.37cm) yaitu janinnya, calon anak kamiii.

Aahhh rasanya luar biasa mengetahui itu semuaaa. Apalagi pas dokter menunjukkan adanya denyut jantung. Ada manusia di dalam tubuh saya. Tapi hati saya sedikit sedih karena ada beberapa hormon saya yang kurang dan denyut jantung janin masih lemah. Akhirnya dokter memberikan suntik dan obat penguat. Doakan kami sehat ya tante dan om. :*

“Yang sehat ya nak, semoga Allah mengizinkan kamu tumbuh dan berkembang di dalam rahim Ibu. Sehat wal afiat jasmani dan rohaninya ya. Semoga Ayah dan Ibu diberi izin sama Allah untuk merawat dan membesarkan kamu dengan sebaik-baiknya. Kami sayang kamu, nak.”

Advertisements

6 thoughts on “Dihamili Episode 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s